Rabu, 23 Februari 2011

Stadion terunik di dunia

1. Vesturi á Eiðinum Stadium



Stadion ini digunakan untuk sepak bola di semenanjung pulau . Lokasinya di Pulau Faroe, berkapasitas 3000 orang. Yang tak kalah menarik, juga ada seorang pria di sebuah perahu selama pertandingan sepakbola terjatuh ke laut saat mengumpulkan bola. wah bukanya cari aman?..

2. Podium Apung Marina Bay



Stadion apung terbesar di dunia yang ada di Singapura. Seluruhnya terbuat dari baja, podium apungnya memiliki panjang 120 m, lebar 83 m, lebih besar 5% dari Stadion Sepak Bola Nasional. Bisa menahan beban seberat 1.070 ton ( sama dengan berat total 9.000 orang, 200 ton perlengkapan, dan 30 ton kendaraan militer). Sedangkan tribun stadionnya berkapasitas 30.000 orang. tetapi kok di Indonesia gak ada ya ??


3. Stadion Osaka



Stadion ini digunakan untuk baseball di Naniwaku, Osaka, Jepang. Sebelumnya Merupakan markas Nankai Hawks yang kemudian pindah ke Stadion Heiwadai tahun 1988. Sayang kemudian Stadion Osaka dikonversikan menjadi perumahan. karena tidak pernah dipakai oleh pertandingan – pertandingan sepakbola , Stadion Osaka dihancurkan tahun 1998 kemudian dibangun Shopping Center di lokasi tersebut.
wah padahal gede itu stadion ! haha !

4. Eco Stadium



Stadion ini tidak pembangunannya tidak memakai beton. Stadion Eco Janguito Malucelli ini terletak di Curitiba, Brazil. Stadion ini juga terkenal karena yang pertama menjadi tahap penghijauan di Brazil. Kursi penonton diletakkan di bukit. Makanya disebut stadion Eco (baca: Ekosistem). Maksudnya stadion yang mengacu dengan ekosistem lingkungan.

5. Stadion Braga





Stadion ini sungguh aneh tapi keren. Stadion ini ada di kota Braga, Portugal. Stadion ini dibangun di sebelah tambang (Monte Castro) yang menghadap ke kota Braga. Desain stadion ini terinspirasi suku Inca kuno Amerika Selatan. Proses pemindahan batu besar, menelan biaya sebesar 83,1 juta Euro. Lebih besar dari biaya pembangunan stadion untuk Euro 2004 manapun.
sumber : http://soccerindonesia.blogspot.com/2010/12/stadion-terunik-di-dunia.html

Axioo Picopad Android Lokal Khas Indonesia

Senin, 3 Januari 2011 | 10:30 WIB



Axioo Picopad

JAKARTA, KOMPAS.com — Perusahaan komputer lokal asal Indonesia, Axioo, akhirnya masuk ke pasar tablet dan smartphone dengan platform Android buatan Google. Produk pertama yang diluncurkan bukan tablet, bukan pula smartphone. Axioo menyebutnya MID (mobile internet devices).

"Disebut MID karena bisa berfungsi sebagai tablet sekaligus memiliki fungsi telefoni seperti smartphone," kata David Kartono, VP Product Development & International Sales Axioo, saat memperkenalkan produk tersebut pekan lalu. Untuk akses internet, tersedia pilihan melalui WiFi ataupun jaringan GSM/3G/HSDPA.

Tema khas Indonesia diusung sebagai bentuk diferensiasi dengan produk sejenis pesaingnya. Menurut Budi Wahyu Jati, Corporate Division Director Axioo International, pihaknya memiliki tim desain produk sendiri sehingga dapat melakukan kustomisasi terhadap produk yang masuk ke pasar Indonesia.

Meski secara spesifikasi tidak terlalu berbeda dengan para pesaingnya, Axioo Picopad hadir dengan tampilan khas. Kekhasan tersebut antara lain menu yang telah dikustomisasi dengan pilihan bahasa Indonesia. Selain itu, Axioo juga menyertakan pilihan beberapa wallpaper yang berlatar batik khas Indonesia.

Sistem operasi yang digunakan Android 2.2 atau Froyo dan di dalamnya sudah terhubung ke Android Market yang menyediakan lebih dari 100.000 aplikasi gratis ataupun berbayar. Perangkat ini menggunakan prosesor Qualcomm MSM7227 ARM11 600 MHz. Kapasitas memori internalnya 512 MB NAND Flash dan 512 MB DDR RAM serta mendukung 32 GB memori eksternal micro SD. Pada paket penjualannya disertakan memori micro SD 16 GB.

Fitur lainnya adalah kamera belakang 3 MP dan kamera depan 0,3 MP. Axioo Picopad menggunakan layar sentuh 7 inci, jenis TFT kapasitif dengan resolusi 800 x 480 WVGA. Baterainya 3.200 mAH yang tahan hingga 550 jam waktu standby.

Axioo Picopad dibanderol dengan harga di bawah Rp 5 juta. Selain di Indonesia, produk ini juga akan diekspor ke Singapura, Thailand, Malaysia, dan Vietnam. Paket penjualan akan menyertakan headset bluetooth untuk memudahkan pengguna saat melakukan panggilan telepon.

Penulis: Tri Wahono, Editor: Tri Wahono

Ini Dia Communicator Generasi Terbaru



JAKARTA, KOMPAS.com — Ponsel Nokia Communicator telah mencuri hati pengguna layanan seluler di Indonesia. Bahkan, ada komunitas tersendiri dari pengguna ponsel ini pada masa-masa jayanya beberapa tahun lalu. Beberapa generasi dari ponsel yang ditujukan untuk kalangan profesional tersebut pernah hadir di pasaran. Namun, sudah lama Nokia tak mengeluarkan versi terbaru Communicator. Meski demikian, bukan berarti Communicator ditinggalkan Nokia. Produsen ponsel terbesar yang berasal dari Finlandia tersebut bakal mengeluarkan generasi anyar Communicator, yakni Nokia E7.

"Nokia E7 diperkenalkan pertama kali di Nokia World dan saat itu memang disebut New Communicator. Tapi kita di Indonesia menyebutnya new stylish Communicator," kata Triari Senatriawan, Senior Marketing Manager Mobile Computing Devices Nokia Indonesia, saat memperkenalkan Nokia E7 di Jakarta, Selasa (14/12/2010). Ia mengatakan, pihaknya sangat antusias membangun kembali komunitas pengguna Communicator dengan ponsel berbasis platform terbaru, Symbian^3, itu.

Seperti para pendahulunya, ponsel ini dilengkapi keypad QWERTY dan layarnya dapat dilipat sehingga berbentuk seperti sebuah notebook mini saat diletakkan di atas meja. Yang berbeda, kali ini layarnya hanya satu dan tidak ada layar kecil, tetapi selebar 4 inci dan juga merupakan layar sentuh yang bersifat multitouch. Sekilas bentuknya mirip dengan Nokia N8, ponsel Symbian^3 pertama Nokia, tetapi dengan ukuran sedikit lebih besar.

Sesuai target penggunanya, yakni kalangan profesional, Nokia E7 dilengkapi fitur-fitur yang mendukung produktivitas kerja. Beberapa fitur tersebut antara lain e-mail yang mendukung kebutuhan bisnis, seperti e-mail melalui Microsoft Exchange Server dan Office Communicator untuk layanan instant messaging. Ponsel ini juga dilengkapi teknologi USB on the go untuk membaca flashdisk secara langsung di ponsel dan sudah dilengkapi fitur antitheft untuk mencegah pencurian data jika sewaktu-waktu digasak maling.

Product Manager Nokia E7 Irwan Hermawan mengatakan, ada tiga kelebihan utama yang ditawarkan Communicator versi terbaru ini. Pertama, desainnya yang stylish. Sementara itu, dari form factor, layar yang berukuran 4 inci cukup besar dan membuat penggunanya leluasa untuk beraktivitas. Ponsel tersebut bahkan telah dilengkapi teknologi agar tidak silau saat digunakan di bawah paparan sinar matahari.

Kedua, Nokia E7 bisa menjadi perangkat kerja di jalanan. Beberapa aplikasi telah diinstalasikan di dalamnya untuk mendukung pekerjaan, seperti Quickooffice untuk membaca dan mengedit dokumen secara langsung. Aplikasi F-Secure mencegah pencurian data bila sewaktu-waktu ponsel tersebut dicuri. Pengguna tinggal mengirimkan SMS ke nomor seluler yang ada di dalamnya dan sistem secara otomatis akan mengunci akses ke ponsel. Jika pencuri mengganti SIM card, maka ponsel juga otomatis terkunci sehingga data di dalamnya tidak dapat diakses. Fitur USB on the go memudahkan pengguna saat akan mengakses atau memindahkan informasi dari flashdisk ke ponsel.

Keunggulan ketiga adalah hiburan. Nokia E7 sudah dibundel dengan layanan Nokia OVI Sesukamu sehingga penggunanya bebas mengunduh lagu selama setahun hingga 4 juta judul yang kini tersedia dan masih terus bertambah. Kameranya yang berkapasitas 8 megapiksel dapat merekam video HD 720p dan dilengkapi slot HDMI. Aplikasi peta dan navigasi juga sudah tersedia, termasuk navigasi berbasis perintah suara dan sesuai kebutuhan pengguna, misalnya apakah sedang berjalan kaki atau berkendara. Head of Service and Portofolio Nokia Indonesia Haryati Lawidjaja mengatakan, Nokia E7 juga dapat mengakses ribuan aplikasi di bursa online OVI Store. Pihaknya juga membuka kesempatan kepada para pengembang perangkat lunak untuk turut berpartisipasi melengkapi perangkat tersebut dengan aplikasi-aplikasi tambahan.

Nokia E7 akan tersedia di Indonesia mulai Januari 2011 dengan pilihan warna perak, hitam, biru, dan oranye. Soal harganya, tunggu saja tanggal mainnya.

Penulis: Tri Wahono, Editor: Tri Wahono

Senin, 21 Februari 2011

Bagaimana Cara Indonesia Lolos ke Olimpiade

Tim Merah Putih harus main minimal 10 kali jika ingin lolos ke London 2012.
Senin, 21 Februari 2011, 17:19 WIB
Haryanto Tri Wibowo



VIVAnews - Langkah tim nasional Indonesia Pra-Olimpiade ke London 2012 sangat terjal. Turkmenistan baru rintangan awal dari tiga tahap menuju London.

Timnas Indonesia Pra-Olimpiade akan menghadapi Turkmenistan pada laga pra-kualifikasi Olimpiade London 2012 di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Palembang, Rabu 23 Februari 2011. Leg 2 akan berlangsung di Turkmenistan, 9 Maret 2011.

Ini bagian dari kualifikasi Olimpiade zona Konfederasi Sepakbola Asia (AFC). Indonesia hanya sekali tampil di Olimpiade 1956 di Melbourne, Australia dengan membawa nama Hindia Belanda. Sebenarnya bagaimana langkah Tim Merah Putih untuk mengulang Melbourne 1956?

Peserta dari AFC terdiri dari 35 negara yang dibagi ke dalam dua unggulan. Unggulan utama diisi 13 negara. Vietnam menjadi satu-satunya wakil dari Asia Tenggara (ASEAN/AFF). Unggulan utama ini menunggu hasil pertemuan 22 tim terbawah.

Indonesia masuk dalam deretan unggulan 22 terbawah bersama tim-tim seperti Thailand, Malaysia, Oman, Uni Emirat Arab, Yaman dan Iran. Undian laga yang mempertemukan Indonesia dan Turkmenistan serta laga-laga lainnya digelar pada 20 Oktober 2010.

Ke-22 tim unggulan terbawah ini akan menjalani pra-kualifikasi pada 23 Februari dan 9 Maret 2011 dengan sistem kandang-tandang (home & away). Satu pertandingan leg 1 antara Yaman melawan Singapura dilangsungkan pada 2 Maret 2011.

11 pemenang dari pra-kualifikasi tersebut lalu bergabung dengan 13 tim unggulan teratas seperti Australia, Jepang, Arab Saudi, Qatar, Korea Selatan dan Vietnam. 24 tim itu kemudian akan saling bertemu dalam babak pertama dengan format home & away yang dijadwalkan pada 19 dan 23 Juni 2011.

Ke-12 tim yang lolos kemudian akan dibagi menjadi tiga grup berisikan masing-masing empat tim. Pertandingan grup itu dijadwalkan berlangsung 21 September 2011, 23 dan 27 November 2011, 5 dan 22 Februari 2012 dan 14 Maret 2012.

Setiap juara grup otomatis menyambar tiket ke Olimpiade London 2012. Sedangkan runner-up dari ketiga grup tersebut akan saling bertemu untuk memperebutkan satu tiket playoff. Laga tiga runner up ini akan digelar di tempat netral dengan format setengah kompetisi (round robbin) 25-29 Maret 2012.

Pemenang grup yang berisikan runner-up tersebut nantinya akan dihadapkan dengan posisi 4 wakil Afrika (CAF) untuk memperebutkan satu tiket ke London. Artinya, Asia hanya mendapat tiga jatah tiket otomatis ke London, dan maksimal empat jika mampu mengalahkan wakil Afrika.

Negara Asia unggulan utama minimal harus memainkan 8 pertandingan untuk lolos ke London dengan asumsi menjadi juara grup. Jika menjadi runner up grup, mereka harus bermain 10 kali.

Sedangkan unggulan kedua seperti Indonesia main 10 kali jika menjadi juara grup. Jika menjadi runner up grup, harus bermain maksimal sebanyak 12 kali. (one)

Unggulan 13 Teratas
1. Australia
2. Bahrain
3. China
4. Korea Utara
5. Korea Selatan
6. Irak
7. Jepang
8. Lebanon
9. Qatar
10. Arab Saudi
11. Syria
12. Uzbekistan
13. Vietnam

Unggulan 22 Terbawah
14. Bangladesh
15. Taiwan
16. Hongkong
17. India
18. Indonesia
19. Iran
20. Yordania
21. Kuwait
22. Kyrgyzstan
23. Malaysia
24. Maladewa
25. Myanmar
26. Oman
27. Pakistan
28. Palestina
29. Singapura
30. Srilanka
31. Tajikistan
32. Thailand
33. Turkmenistan
34. Uni Emirat Arab
35. Yaman
Sumber : VIVAnews

Minggu, 20 Februari 2011

INA Host AFF Futsal & U23 Championship 2011

AFF U23 Championship 2011 digunakan sebagai pemanasan jelang SEA Games 2011.

Senin, 21 Februari 2011, 09:50 WIB
Zika Zakiya


Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Palembang (wiki)

VIVAnews - Sukses menjadi tuan rumah AFF Cup 2010 membuat Indonesia kembali dipercaya jadi tuan rumah AFF Futsal dan AFF U23 Championship 2011. AFF Futsal akan digelar lebih dulu pada pekan kedua April di Jakarta. Sedangkan AFF U23 Championship 2011 akan diselenggarakan di kota Palembang, Sumatera Selatan pada 18-24 Juli 2011.

Dikutip dari situs resmi PSSI, AFF Futsal akan diikuti oleh enam peserta. Selain Indonesia sebagai tuan rumah, acara ini akan diisi oleh Thailand, Vietnam, Myanmar, Filipina, dan Malaysia. Dipastikan kejuaraan ini akan menggunakan format liga dengan sistem setengah kompetisi.

Lain lagi dengan AFF U23 Championship 2011 yang digunakan sebagai pemanasan jelang SEA Games 2011. Namun, kejuaraan ini hanya diikuti lima negara yakni Indonesia, Singapura, Filipina, Myanmar, dan Timor Leste.

Bukan cuma Indonesia yang terpilih menjadi host pagelaran AFF tahun ini. Tapi juga Laos yang bakal jadi host buat AFF Under-16 Championship dan AFF Women’s Football Championship. Kejuaraan yang pertama disebut akan dimulai pada 7 hingga 17 Juli 2011. Kemudian kejuaraan kedua akan dimulai di pekan kedua Oktober.
• VIVAnews

Yamaha Pertahankan Gelar Tanpa Sponsor

Penulis: Aloysius Gonsaga AE | Editor: Aloysius Gonsaga Angi Ebo
Jumat, 18 Februari 2011 | 22:54 WIB



Pebalap Yamaha, Jorge Lorenzo, ketika tampil di tes pra-musim pertama di Sepang, Malaysia, 1-3 Februari. Yamaha masih tampil polos karena belum ada nama sponsor.

KOMPAS.com - Yamaha akan mempertahankan gelar juara dunia MotoGP tanpa sponsor. Tim asal Jepang ini kesulitan mendapatkan pengganti raksasa mobil Italia, Fiat, yang mengakhiri kerjasama sponsorship setelah Valentino Rossi hengkang ke Ducati pada akhir 2010.

Kesulitan Yamaha untuk menggaet investor baru pertama kali sudah dilaporkan oleh MCN pada bulan Desember lalu. Padahal, waktu itu mereka sudah melakukan pembicaraan yang cukup panjang dengan Petronas dan AirAsia.

Jorge Lorenzo dan Ben Spies secara resmi akan membuka selubung YZR-M1 di Sepang, Malaysia, pada Senin (21/2/11), menjelang berlangsungnya tiga hari tes resmi pra-musim di sirkuit tersebut. Menurut MCN, takkan ada perubahan pada "seragam" Yamaha, sehingga pabrik Jepang itu akan tampil seperti pada tes resmi pertama pada awal bulan ini.

Meskipun demikian, bos Yamaha Masao Furusawa tak mau peduli dengan kondisi tersebut. Malah, menurutnya, mereka akan tampil dengan warna kebesaran perusahaan, sekaligus memberikan keuntungan untuk tim yang akan merayakan ulang tahun ke-50.

"Ini adalah tahun penuh kenangan bagi Yamaha, yang merayakan ulang tahun ke-50 di arena grand prix. Pada 2004 saya mengatakan hal yang sama kepada Altadis (pemilik merek rokok Gauloises) bahwa saya ingin menghentikan sponsorship karena di 2005 saya ingin merayakan ulang tahun ke-50 Yamaha dengan warna perusahaan.

"Tahun ini adalah 50 tahun kami di arena balapan dan saya merasakan hal serupa. Pintu selalu terbuka bagi sebuah sponsor untuk datang, tetapi sebelum kami memperlihatkan merek kami dengan warna biru perusahaan.

"Semoga tahun ini beberapa sponsor akan datang dan mengetuk pintu Yamaha, karena tahun depan saya benar-benar menginginkan sebuah sponsor."

Tanpa sponsor untuk tim MotoGP berarti, Yamaha, yang mendominasi MotoGP sejak 2008, akan mandiri dalam membiayai semua kebutuhan balapan pada musim 2011.


Sumber : MCN

Warga Berlin Pun, Belajar Bahasa Indonesia

Penulis: Indira Permanasari S | Editor: Glori K. Wadrianto
Senin, 21 Februari 2011 | 08:39 WIB



KOMPAS.com - Suara riuh sesekali terdengar dari ruang di lantai dua Volkshochschule Berlin Mitte. Lima orang warga Berlin di dalam ruangan itu tengah mempelajari Bahasa Indonesia, Jumat, pekan lalu. Ketika ada kosa kata baru menarik yang terasa aneh di lidah, tawa pun terdengar. Suatu hal yang alami saat mempelajari bahasa baru.

Saat itu, mereka sedang membahas kata tahu yang penulisannya sama, tetapi salah intonasi pengucapan sedikit saja dapat berarti dua hal sangat berbeda, bisa jadi mengetahui atau tahu sejenis makanan berbahan kedelai.

Sudah tiga bulan, mereka belajar Bahasa Indonesia, bahasa yang berasal dari negara yang letaknya ribuan kilometer dari tempat tinggal mereka. Bahasa Indonesia bukan bahasa internasional yang banyak dikenal dan dipelajari seperti Inggris, Jerman, Perancis, Spanyol, China, atau Arab. Namun, mereka antusias mempelajari Bahasa Indonesia. Lantas apa yang membuat mereka tertarik?

Beragam alasan para murid tersebut mempelajari Bahasa Indonesia. Beberapa orang mempelajari bahasa itu karena diminta oleh tempat mereka bekerja untuk bertugas di Indonesia. Sebagian lainnya, belajar Bahasa Indonesia untuk kepentingan studi, membina hubungan dengan orang Indonesia, atau keinginan berkunjung ke Indonesia.

Sven Soltmann (46), salah satu peserta yang terlihat sangat bersemangat. Sven belajar bahasa tersebut karena jatuh cinta. Beberapa tahun lalu, Sven berkunjung ke Indonesia untuk berjalan-jalan. Dalam perjalanan wisata ke daerah Sumatera Utara, dia bertemu dan berkenalan dengan Fera seorang gadis asal Sumatera di dalam bus.

Merasa cocok satu sama lain, mereka pun menikah. Sven lalu membawa gadis tersebut ke Berlin. "Saya ingin belajar Bahasa Indonesia untuk istri saya, supaya memahami dia lebih baik lagi," ujar arsitektur lansekap itu lalu tersenyum.

Begitu juga dengan Cristoph Irro (26), murid lain di kelas itu. Cristoph memutuskan belajar Bahasa Indonesia sejak menjalin hubungan dengan seorang gadis asal Jakarta, Indonesia. Cristoph karyawan PT Bayer di Berlin, bertemu dengan gadis itu saat sedang tugas di Jakarta.

Berbeda kedua murid lainnya di atas, Andre Brandt (46) bertekad menguasai Bahasa Indonesia lantaran senang berjalan-jalan ke Asia, terutama Indonesia. Menurut dia, alam Indonesia eksotis serta beragam budaya masyarakatnya. Andre sudah beberapa kali ke Indonesia dan berencana kembali lagi pada bulan Oktober tahun ini. "Kali ini, saya ingin tinggal agak lama sekitar tiga bulan. Paling tidak, harus bisa bahasanya untuk berkomunikasi dengan masyarakat di sana," ujarnya.

Pengajar kelas itu, Inna Herlina mengatakan, ada tiga kelas yang diajarkannya sekarang dengan jumlah murid setiap kelas bervariasi antara tujuh hingga sepuluh orang. Sudah lima tahun mengajarkan Bahasa Indonesia bagi warga Berlin di Fremdsprachen-Programm di Volkshochschule Berlin Mitte.City VHS. Tempat itu satu-satunya Volkshochschule yang mengadakan program belajar Bahasa Indonesia sebagai bahasa asing.

"Bagi saya suatu hal yang luar biasa ketika mereka ingin belajar bahasa secara serius karena ingin berjalan-jalan. Itu menandakan mereka tidak hanya ingin menikmati pemandangan atau atraksi wisata, tetapi juga menjalin kontak dengan penduduknya," ujarnya.

Inna sendiri sangat menikmati mengajar bahasa Indonesia untuk warga Berlin di volkshochschule tersebut. "Saya tidak hanya mengajar tapi juga secara tidak langsung belajar, sudut pandang mereka yang berbeda dan cara pandang yang kritis tentang Indonesia, mencerminkan pendidikan dan budaya mereka, ini menambah pengetahuan saya tentang Indonesia, maupun Jermannya," ujar Inna yang berkewarganegaraan Indonesia.